From
Subject
Time (UTC)
notification+kr4me2asgykn@facebookmail.com
[SIAPA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH] Indonesia Kita
2016-08-16 10:11:55
To: SIAPA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH
From: notification+kr4me2asgykn@facebookmail.com (sender info)
Subject:

[SIAPA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH] Indonesia Kita


Received: 2016-08-16 10:11:55
  Putra Kalteng , Multiyardi , dan Redaksi Radar Sampit mengirimkan sesuatu di SIAPA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH .       Putra Kalteng 16 Agustus pukul 17:11   Indonesia Kita Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) akan menghancurkan 63 kapal eks asing besok, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71. Menurut Menteri KP, Susi Pudjiastuti, jumlah kapal yang akan ditenggelamkan lebih sedikit dari target semula 71 kapal. "Ada 63 (kapal) karena tidak cukup, yang lain belum incraht," katanya usai menghadiri nota keuangan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016). Kapal-kapal itu, kata Susi akan dijadikan rumpon atau fish aggregating devices (FADs), sebuah benda terapung baik menetap ataupun bergerak bebas, mengambang atau di dasar laut yang sengaja ditempatkan untuk menarik perhatian dan mengumpulkan kawanan ikan. "Dirumponkan bukan ditenggelamkan. Dibuat rumpon," ujar Susi sambil berlari-lari kecil menuju mobilnya. Selain dijadikan rumpon, sebagian dari kapal-kapal tersebut akan monumen di Museum Illegal Fishing, Pangandaran, Jawa Barat. Penghancuran kapal dilakukan di 8 lokasi. "Di 8 tempat," kata Susi. Susi mengaku tidak bisa hadir di acara seremoni penghancuran kapal itu karena ada acara di tempat lain. "Besok mau meresmikan Puskodal (Pusat Komando dan Pengendalian Angkatan Laut) dan cold storage," ujarnya tanpa menyebut lokasi peresmian.   Suka Komentari Bagikan    
   
 
   Facebook
 
   
   
 
Putra Kalteng, Multiyardi, dan Redaksi Radar Sampit mengirimkan sesuatu di SIAPA GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH.
 
   
Putra Kalteng
16 Agustus pukul 17:11
 
Indonesia Kita

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP) akan menghancurkan 63 kapal eks asing besok, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-71.

Menurut Menteri KP, Susi Pudjiastuti, jumlah kapal yang akan ditenggelamkan lebih sedikit dari target semula 71 kapal.

"Ada 63 (kapal) karena tidak cukup, yang lain belum incraht," katanya usai menghadiri nota keuangan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Kapal-kapal itu, kata Susi akan dijadikan rumpon atau fish aggregating devices (FADs), sebuah benda terapung baik menetap ataupun bergerak bebas, mengambang atau di dasar laut yang sengaja ditempatkan untuk menarik perhatian dan mengumpulkan kawanan ikan.

"Dirumponkan bukan ditenggelamkan. Dibuat rumpon," ujar Susi sambil berlari-lari kecil menuju mobilnya.

Selain dijadikan rumpon, sebagian dari kapal-kapal tersebut akan monumen di Museum Illegal Fishing, Pangandaran, Jawa Barat. Penghancuran kapal dilakukan di 8 lokasi.

"Di 8 tempat," kata Susi.

Susi mengaku tidak bisa hadir di acara seremoni penghancuran kapal itu karena ada acara di tempat lain.

"Besok mau meresmikan Puskodal (Pusat Komando dan Pengendalian Angkatan Laut) dan cold storage," ujarnya tanpa menyebut lokasi peresmian.
 
Suka
Komentari
Bagikan
 
 
   
   
 
Lihat di Facebook
   
Sunting Pengaturan Email
 
   
   
Balas email ini untuk mengomentari kiriman ini.
 
   
   
 
Pesan ini dikirim ke deleted@email-fake.pp.ua. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Community Support, Menlo Park, CA 94025