From
Subject
Time (UTC)
notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com
[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] SALAM MENDO GU
2016-09-27 01:28:57
To: BUTON TENGAH (GULAMASTA)
From: notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com
Subject:

[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] SALAM MENDO GU


Received: 2016-09-27 01:28:57
  Pipin Ihsan , Almin Yamin , dan 10 lainnya mengirimkan sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA) .       Pipin Ihsan 27 September pukul 8:28   SALAM MENDO GU DISKUSI MENARIK 2, Som Peda : Amal Saleh adalah singkatan dari Abd. mansur Amila dan Saleh Ganiru yg dijadikan slogan mereka berdua. Jadi bukan amal saleh dari pengertian agama islam. Apa bila anda menyandingkan pengertian amal dari sisi agama dgn Mansur Amila maka hal itu sangat kontadiksi sekali dimana sifat mansur amila yg serakah. Mengapa saya katakan mansur amila serakah karena : 1. pada umunya proyek di buteng dikerjakan sendiri tinggal mencari perusahaan yg akan mengerjakannya. 2. sisa paket proyek yg sempat diberikan kepada org dimintainya fee yg lebih besar dan ini diluar kelaziman. 3. bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton harusmengambil dari perusahaan mansur amila. 4. seorg pj. bupati yg bijak harusnya mencarikan/membukakan peluang usaha kepada rakyatnya tetapi kenyataannya biar usaha kecil2an seperti air kemasan dia lakukan juga. 5. Setiap perjalanan keluar daerah bersama org lain pasti biaya perjalanannya org itu dipotong untuk dirinya. 6. Mansur Amila seenaknya melakukan kegiatan untuk pencitraan tetapi anggarannya dimintakan pada setiap SKPD. 7. setiap perjalan ke desa2 selalu memberatkan kepala desa krn tdk pernah diberi bantuan alakadarnya kpd kepala desa. 8. pengadaan kendaraan dinas SKPD, peralatan dan mobiler harus melalui satu pintu yaitu di kantor bupati. 9. setiap SKPD dan ka. Bagian yg mengambil mobilnya harus membayar uang konstribusi minimal 2 jt. 10. Mengaku2 menyumbang untuk mesjid padahal ekor2nya dia mintakan pada semua SKPD. Masih banyak pungutan2an yg memberatkan SKPD tapi saya rasa dgn bukti ini sudah cukup. PIPIN _IHSAN : terimah kasih sodara atas tanggapn yg sdh disampaikan., setelah saya menelaah sedikit demi sedikit isi komentar sodara,, umhh...,, ini persoalan yg menarik. Pada posisi ini (sekali lagi). saya nda hendak membela M.A., masalahnya adalah M.A salah satu paslon yg hendak bertarung pd pilkada 2017 nanti., Akhir-akhir ini.., berbagai tanggapan tentang M.A selalu diwarnai dengan "aroma kebencian" di setiap sudut. seolah,. M.A selama dua tahun ini tdk melakukan apa-apa. Saya sudah menyampaikan berkali-kali., kesalahan disana-sini selama M.A menjadi P.J Buteng tentu ada., dan mesti dimaklumi, selama 2 tahun, bukanlah waktu yg singkat untuk memberikan yg terbaik kepada masyarakat buton tengah., maksud saya : "LIHAT M.A APA ADANYA" gtu...,, jgn melihat M.A dengan kacamata "emosi, marah, dan penuh kebencian" ., lepaskan M.A dari segala isu-isu "miring" yang sengaja diciptakan oleh "lawan politiknya" dan yang paaaaaaaaaaaling terpenting adalah..., kita mesti cermat "meneropong" M.A berposisi sebagai pejabat Negara. lain halnya jika M.A "diteropong" dari sisi pribadinya terlepas dari posisinya sebagai pejabat negara. M.A (menurut saya...,,) kalau nda salah adalah pegawai induk,, yg berposisi sebagai PJ di Buton tengah. M.A sebagai penjabat Bupati Buton Tengah sesuai Keputusan Mendagri Nomor 131.74-3802 Tahun 2014. M.A sesuai dengan realita di lapangan sudah melaksanakan tugasnya..,, mulai dari pembentukan SKPD sampai pada menyelenggarakan Pemilu. NAH.., itu semua sdh M.A lakukan to????? sodara seharusnya sdikit berterimah kasih.... dengan segala jerihpaya M.A selama menjabat PJ di Buton Tengah. Jgn kebencian trusss....., yg membara., BENCI.... YAH.. BENCI..,, ITU HAK SODARA., NAMUN SARAN SAYA.., BENCILAH SEADANYA..., kemudian,,, Dari berbagai komentar sodara di atas, saya akan mencoba berpendapat mengenai komentar sodara: menurut saya: komentar sodara : 1. pada umunya proyek di buteng dikerjakan sendiri tinggal mencari perusahaan yg akan mengerjakannya. (saya nda menger.. ,, pernyataan sodara, so.....,kalimat sodara sdkit kontradiksi antara awal dan akhir. antara : "pada umunya proyek di buteng ""dikerjakan"" sendiri" dan... "mencari perusahaan yg akan ""mengerjakannya""." kalau sodara memperhatikan dengan bijak, justru pada dasarnya,, sodara hendak mengatakan bahwa sebenarnya PJ M.A justru memposisikan pembagian proyek sesuai dengan fungsi M.A sebagai PJ. dan.., M.A pada posisi ini nda serakah. dan itu diperkuat dengan tidak disertainya bukti atau saksi bahwa M.A adalah serahkah. justru pernyataan sodara,, menunjukan fungsi dan kedudukan M.A sdh sah dimata UU). kemudian..., 2. sisa paket proyek yg sempat diberikan kepada org dimintainya fee yg lebih besar dan ini diluar kelaziman. (kalau memang yg dilakukan M.A diluar kelaziman,, coba sodara paparkan,, dimana letak diluar kelaziman itu,, dan coba paparkan pada publik,, proyek apakah itu DAN SERTAKAN DENGAN BUKTI?? jika sodara nda mampu memberikan bukti kongkrit maka saya akan mengatakan sodara adalah PEMBOHONG BESAR DAN PERNYATAAN SODARA ADALAH "KEBENCIAN".) NEXT...., 3. bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton harusmengambil dari perusahaan mansur amila. 4. seorg pj. bupati yg bijak harusnya mencarikan/membukakan peluang usaha kepada rakyatnya tetapi kenyataannya biar usaha kecil2an seperti air kemasan dia lakukan juga. (SAYA SUDAH JELASKAN DARI AWAL,, Sodara harus pandai-pandai memposisikan M.A sebagai pejabat Negara dan M.A sebagai Pribadinya. M.A menjual bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton dsb.., Lantas apa yang salah dari situ??? apakah M.A selama menjabat sebagai PJ Buteng,, pernahkah M.A melakukan tindakan eksploitasi, ekspansi dan akumulasi di Buteng ini?? kalau yah... diman>??? dan buktikan itu..., kemudian,, Apakah M.A melarang masyarakat Buteng untuk berdagang yang sama dengan apa yg dilakukan M.A ?? faktanya TIDAK TO...........................................,,, lantas.., apa yang salah dari situ??? kenapa sodara nda berdagang bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton juga,, yang kalau perlu kualitasnya lebih baik dari M.A) kemudian,,, dan yang terpenting adalah... antara M.A dan pemenang proyek sdh ada kata sepakat dari kedua belah pihak,, pemenang proyek sudah menyepakati itu,, berarti sudah sahmi to...,, lantas.. kenapa sodara keberatan pale dengan ini...,, aooo kamangkamu laaaru) 5. Setiap perjalanan keluar daerah bersama org lain pasti biaya perjalanannya org itu dipotong untuk dirinya. 6. Mansur Amila seenaknya melakukan kegiatan untuk pencitraan tetapi anggarannya dimintakan pada setiap SKPD. (kalau memang demikian,, knp para SKPD nda membrontak?? buktinya semuatugas dan fungsi M.A berjalan dengan baik.) 7. setiap perjalan ke desa2 selalu memberatkan kepala desa krn tdk pernah diberi bantuan alakadarnya kpd kepala desa. (kalau memberatkan,, pada posisi mana kepala desa diberatkan., bukankah mereka sudah menyatakan siap menjadi kepala desa dan siap mngemban amanah menjadi kepala desa?? artinya..., seberat apapun itu mau tak mahu..., mereka harus tangggung segala resiko., dan kalau tidak ingin diberatkan.., mengapa kepala desa yg keberatan itu nda memolih mundur saja dari jabatannya,, lantas kenapa masih bertahan lantas sudah measuki pilkada baru mengelu. INGAT SODARA,, BUTON TENGAH MASIH SEUMUR JAGUNG,, BUTON TENGAH PERLU DILANDASI DENGAN KEIKHLASAN DAN TANPA ADA RASA "DIBERATKAN, . BUTON TENGAH TIDAK MENGINGINKAN PEJABAT YANG SUKA MENGELU DAN MERASA DIBERATKAN TERMASUK KEPALA DESA SEKALIPUN,, KALAU ADA MAKA KATAKAN DENGAN "JANTAN" MUNDUR AJA DARI POSISINYA) 8. pengadaan kendaraan dinas SKPD, peralatan dan mobiler harus melalui satu pintu yaitu di kantor bupati. 9. setiap SKPD dan ka. Bagian yg mengambil mobilnya harus membayar uang konstribusi minimal 2 jt. (LANTAS,, mana yg salah drisitu...., mana SKPD yg merasa protes.., serta dengan bukti kalau ada yg protes.., kenyataanya mereka sepakat to...,) 10. Mengaku2 menyumbang untuk mesjid padahal ekor2nya dia mintakan pada semua SKPD. (lantas..., yg salah apa??? M.A kan berpssi dikala itu sebagai pejabat Negara,, lantas salahkah kalau M.A meminta pada bawahanhya?? mungkin ada pertimbangan lain mengapa M.A harus meminta pada SKPD) Masih banyak pungutan2an yg memberatkan SKPD tapi saya rasa dgn bukti ini sudah cukup. (mana yg lain..., diatas.. hanya "bunyi2... saja dan tidak disrtai dengan bukti) dari BERBAGAI KOMENTAR SODARA DI ATAS,, SAYA MENYIMPULKAN,, KOMENTAR SODARA TIDAK MEMILIKI DASAR YANG KUAT UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA M.A ADALAH SEORANG YANG SERAKAH. JUSTRU MALAH SEBALIKNYA,, M.A ADALAH ORANG YG SUDAH MENJALANKAN FUNGSINYA SEBAGAI PEJABAT DI BUTON TENGAH. KOMENTAR-KOMENTAR SODARA, SAYA MENILAINYA . SODARA SUDAH TERHASUT OLEH ISU-ISU YANG SENGAJA DIHEMBUSKAN OLEH OKNUM-OKNUM YANG SENGAJA MENGHANCURKAN ELEKTABILITAS M.A YANG SUDAH TERLANJUR MENGAKAR DI BUTON TENGAH. SAYA BUKAN BERATI PENDUKUNG M.A., NAMUN SEGALA KEBENCIAN HARUS DIHAPUSKAN DIBUTENG YANG SEBENTAR LAGI MEMASUKI ZONA PANAS PILKADA. MARI LIHAT DUA PASLON SECARA JERNIH DAN POSITIF., YANG PASTINYA., DUA PASLON YANG BERTARUNG PADA PILKADA BUTENG 2017 PUNYA NIATAN BAIK UNTUK MEMBANGUN BUTON TENGAH YANG KITA CINTAI. JIKA PILKADA BUTON TENGAH DIWARNAI DENGAN BERBAGAI ISU-ISU YANG TIDAK RASIONAL DIMATA KITA DAN DIJADIKAN KONSUMSI PUBLIK DI MASYARAKAT BUTON TEGAH,, MAKA DIKHAWATIRKAN AKAN MENGAKAR DI MASYARAKAT . SALAM DAMAI   Suka Komentari Bagikan    
   
 
   Facebook
 
   
   
 
Pipin Ihsan, Almin Yamin, dan 10 lainnya mengirimkan sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA).
 
   
Pipin Ihsan
27 September pukul 8:28
 
SALAM MENDO GU
DISKUSI MENARIK 2,

Som Peda : Amal Saleh adalah singkatan dari Abd. mansur Amila dan Saleh Ganiru yg dijadikan slogan mereka berdua. Jadi bukan amal saleh dari pengertian agama islam.
Apa bila anda menyandingkan pengertian amal dari sisi agama dgn Mansur Amila maka hal itu sangat kontadiksi sekali dimana sifat mansur
amila yg serakah.
Mengapa saya katakan mansur amila serakah karena :
1. pada umunya proyek di buteng dikerjakan sendiri tinggal mencari perusahaan yg akan mengerjakannya.
2. sisa paket proyek yg sempat diberikan kepada org dimintainya fee yg lebih besar dan ini diluar kelaziman.
3. bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton harusmengambil dari perusahaan mansur amila.
4. seorg pj. bupati yg bijak harusnya mencarikan/membukakan peluang usaha kepada rakyatnya tetapi kenyataannya biar usaha kecil2an seperti air kemasan dia lakukan juga.
5. Setiap perjalanan keluar daerah bersama org lain pasti biaya perjalanannya org itu dipotong untuk dirinya.
6. Mansur Amila seenaknya melakukan kegiatan untuk pencitraan tetapi anggarannya dimintakan pada setiap SKPD.
7. setiap perjalan ke desa2 selalu memberatkan kepala desa krn tdk pernah diberi bantuan alakadarnya kpd kepala desa.
8. pengadaan kendaraan dinas SKPD, peralatan dan mobiler harus melalui satu pintu yaitu di kantor bupati.
9. setiap SKPD dan ka. Bagian yg mengambil mobilnya harus membayar uang konstribusi minimal 2 jt.
10. Mengaku2 menyumbang untuk mesjid padahal ekor2nya dia mintakan pada semua SKPD.
Masih banyak pungutan2an yg memberatkan SKPD tapi saya rasa dgn bukti ini sudah cukup.

PIPIN _IHSAN :

terimah kasih sodara atas tanggapn yg sdh disampaikan.,
setelah saya menelaah sedikit demi sedikit isi komentar sodara,,
umhh...,, ini persoalan yg menarik.
Pada posisi ini (sekali lagi). saya nda hendak membela M.A., masalahnya adalah M.A salah satu paslon yg hendak bertarung pd pilkada 2017 nanti.,
Akhir-akhir ini.., berbagai tanggapan tentang M.A selalu diwarnai dengan "aroma kebencian" di setiap sudut.
seolah,. M.A selama dua tahun ini tdk melakukan apa-apa.

Saya sudah menyampaikan berkali-kali., kesalahan disana-sini selama M.A menjadi P.J Buteng tentu ada., dan mesti dimaklumi, selama 2 tahun, bukanlah waktu yg singkat untuk memberikan yg terbaik kepada masyarakat buton tengah.,
maksud saya :
"LIHAT M.A APA ADANYA" gtu...,,
jgn melihat M.A dengan kacamata "emosi, marah, dan penuh kebencian" ., lepaskan M.A dari segala isu-isu "miring" yang sengaja diciptakan oleh "lawan politiknya" dan yang paaaaaaaaaaaling terpenting adalah..., kita mesti cermat "meneropong" M.A berposisi sebagai pejabat Negara.
lain halnya jika M.A "diteropong" dari sisi pribadinya terlepas dari posisinya sebagai pejabat negara.

M.A (menurut saya...,,) kalau nda salah adalah pegawai induk,, yg berposisi sebagai PJ di Buton tengah.
M.A sebagai penjabat Bupati Buton Tengah sesuai Keputusan Mendagri Nomor 131.74-3802 Tahun 2014.
M.A sesuai dengan realita di lapangan sudah melaksanakan tugasnya..,, mulai dari pembentukan SKPD sampai pada menyelenggarakan Pemilu.
NAH.., itu semua sdh M.A lakukan to?????

sodara seharusnya sdikit berterimah kasih.... dengan segala jerihpaya M.A selama menjabat PJ di Buton Tengah.
Jgn kebencian trusss....., yg membara., BENCI.... YAH.. BENCI..,, ITU HAK SODARA., NAMUN SARAN SAYA.., BENCILAH SEADANYA...,

kemudian,,,
Dari berbagai komentar sodara di atas, saya akan mencoba berpendapat mengenai komentar sodara:
menurut saya:
komentar sodara :
1. pada umunya proyek di buteng dikerjakan sendiri tinggal mencari perusahaan yg akan mengerjakannya.

(saya nda menger.. ,, pernyataan sodara, so.....,kalimat sodara sdkit kontradiksi antara awal dan akhir.
antara :
"pada umunya proyek di buteng ""dikerjakan"" sendiri"
dan...
"mencari perusahaan yg akan ""mengerjakannya""."

kalau sodara memperhatikan dengan bijak, justru pada dasarnya,, sodara hendak mengatakan bahwa sebenarnya PJ M.A justru memposisikan pembagian proyek sesuai dengan fungsi M.A sebagai PJ.

dan.., M.A pada posisi ini nda serakah.

dan itu diperkuat dengan tidak disertainya bukti atau saksi bahwa M.A adalah serahkah.
justru pernyataan sodara,, menunjukan fungsi dan kedudukan M.A sdh sah dimata UU).

kemudian...,
2. sisa paket proyek yg sempat diberikan kepada org dimintainya fee yg lebih besar dan ini diluar kelaziman.

(kalau memang yg dilakukan M.A diluar kelaziman,, coba sodara paparkan,, dimana letak diluar kelaziman itu,, dan coba paparkan pada publik,, proyek apakah itu DAN SERTAKAN DENGAN BUKTI??
jika sodara nda mampu memberikan bukti kongkrit maka saya akan mengatakan sodara adalah PEMBOHONG BESAR DAN PERNYATAAN SODARA ADALAH "KEBENCIAN".)

NEXT....,
3. bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton harusmengambil dari perusahaan mansur amila.
4. seorg pj. bupati yg bijak harusnya mencarikan/membukakan peluang usaha kepada rakyatnya tetapi kenyataannya biar usaha kecil2an seperti air kemasan dia lakukan juga.

(SAYA SUDAH JELASKAN DARI AWAL,, Sodara harus pandai-pandai memposisikan M.A sebagai pejabat Negara dan M.A sebagai Pribadinya.
M.A menjual bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton dsb..,
Lantas apa yang salah dari situ???

apakah M.A selama menjabat sebagai PJ Buteng,, pernahkah M.A melakukan tindakan eksploitasi, ekspansi dan akumulasi di Buteng ini?? kalau yah... diman>??? dan buktikan itu...,

kemudian,,
Apakah M.A melarang masyarakat Buteng untuk berdagang yang sama dengan apa yg dilakukan M.A ??
faktanya TIDAK TO...........................................,,,
lantas.., apa yang salah dari situ???
kenapa sodara nda berdagang bahan2 bangunan seperti kusen, holo, paku, semen dan besi beton juga,, yang kalau perlu kualitasnya lebih baik dari M.A)

kemudian,,, dan yang terpenting adalah...
antara M.A dan pemenang proyek sdh ada kata sepakat dari kedua belah pihak,, pemenang proyek sudah menyepakati itu,, berarti sudah sahmi to...,,

lantas.. kenapa sodara keberatan pale dengan ini...,,

aooo kamangkamu laaaru)

5. Setiap perjalanan keluar daerah bersama org lain pasti biaya perjalanannya org itu dipotong untuk dirinya.
6. Mansur Amila seenaknya melakukan kegiatan untuk pencitraan tetapi anggarannya dimintakan pada setiap SKPD.

(kalau memang demikian,, knp para SKPD nda membrontak??
buktinya semuatugas dan fungsi M.A berjalan dengan baik.)

7. setiap perjalan ke desa2 selalu memberatkan kepala desa krn tdk pernah diberi bantuan alakadarnya kpd kepala desa.
(kalau memberatkan,, pada posisi mana kepala desa diberatkan., bukankah mereka sudah menyatakan siap menjadi kepala desa dan siap mngemban amanah menjadi kepala desa??
artinya..., seberat apapun itu mau tak mahu..., mereka harus tangggung segala resiko.,

dan kalau tidak ingin diberatkan.., mengapa kepala desa yg keberatan itu nda memolih mundur saja dari jabatannya,, lantas kenapa masih bertahan lantas sudah measuki pilkada baru mengelu.
INGAT SODARA,, BUTON TENGAH MASIH SEUMUR JAGUNG,, BUTON TENGAH PERLU DILANDASI DENGAN KEIKHLASAN DAN TANPA ADA RASA "DIBERATKAN, .
BUTON TENGAH TIDAK MENGINGINKAN PEJABAT YANG SUKA MENGELU DAN MERASA DIBERATKAN TERMASUK KEPALA DESA SEKALIPUN,, KALAU ADA MAKA KATAKAN DENGAN "JANTAN" MUNDUR AJA DARI POSISINYA)

8. pengadaan kendaraan dinas SKPD, peralatan dan mobiler harus melalui satu pintu yaitu di kantor bupati.
9. setiap SKPD dan ka. Bagian yg mengambil mobilnya harus membayar uang konstribusi minimal 2 jt.

(LANTAS,, mana yg salah drisitu...., mana SKPD yg merasa protes.., serta dengan bukti kalau ada yg protes..,
kenyataanya mereka sepakat to...,)

10. Mengaku2 menyumbang untuk mesjid padahal ekor2nya dia mintakan pada semua SKPD.
(lantas..., yg salah apa??? M.A kan berpssi dikala itu sebagai pejabat Negara,, lantas salahkah kalau M.A meminta pada bawahanhya?? mungkin ada pertimbangan lain mengapa M.A harus meminta pada SKPD)

Masih banyak pungutan2an yg memberatkan SKPD tapi saya rasa dgn bukti ini sudah cukup.
(mana yg lain...,
diatas.. hanya "bunyi2... saja dan tidak disrtai dengan bukti)

dari BERBAGAI KOMENTAR SODARA DI ATAS,, SAYA MENYIMPULKAN,,
KOMENTAR SODARA TIDAK MEMILIKI DASAR YANG KUAT UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA M.A ADALAH SEORANG YANG SERAKAH.
JUSTRU MALAH SEBALIKNYA,, M.A ADALAH ORANG YG SUDAH MENJALANKAN FUNGSINYA SEBAGAI PEJABAT DI BUTON TENGAH.

KOMENTAR-KOMENTAR SODARA, SAYA MENILAINYA . SODARA SUDAH TERHASUT OLEH ISU-ISU YANG SENGAJA DIHEMBUSKAN OLEH OKNUM-OKNUM YANG SENGAJA MENGHANCURKAN ELEKTABILITAS M.A YANG SUDAH TERLANJUR MENGAKAR DI BUTON TENGAH.

SAYA BUKAN BERATI PENDUKUNG M.A., NAMUN SEGALA KEBENCIAN HARUS DIHAPUSKAN DIBUTENG YANG SEBENTAR LAGI MEMASUKI ZONA PANAS PILKADA.

MARI LIHAT DUA PASLON SECARA JERNIH DAN POSITIF., YANG PASTINYA., DUA PASLON YANG BERTARUNG PADA PILKADA BUTENG 2017 PUNYA NIATAN BAIK UNTUK MEMBANGUN BUTON TENGAH YANG KITA CINTAI.

JIKA PILKADA BUTON TENGAH DIWARNAI DENGAN BERBAGAI ISU-ISU YANG TIDAK RASIONAL DIMATA KITA DAN DIJADIKAN KONSUMSI PUBLIK DI MASYARAKAT BUTON TEGAH,, MAKA DIKHAWATIRKAN AKAN MENGAKAR DI MASYARAKAT .

SALAM DAMAI
 
Suka
Komentari
Bagikan
 
 
   
   
 
Lihat di Facebook
   
Sunting Pengaturan Email
 
   
   
Balas email ini untuk mengomentari kiriman ini.
 
   
   
 
Pesan ini dikirim ke deleted@email-fake.pp.ua. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Community Support, Menlo Park, CA 94025