From
Subject
Time (UTC)
notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com
[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] Terciptalah sebuah cerita di wilayah barat yg...
2016-08-17 14:03:08
To: BUTON TENGAH (GULAMASTA)
From: notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com
Subject:

[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] Terciptalah sebuah cerita di wilayah barat yg...


Received: 2016-08-17 14:03:08
  Labino Gau , Alnes Kapusu , dan 7 lainnya mengirimkan sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA) .       Labino Gau 17 Agustus pukul 20:02   Terciptalah sebuah cerita di wilayah barat yg dikenal sebagai daerah gudangnya Akademisi, aktivis, politisi dan birokrasi. Hal ini bermula dari harapan masyarakat kepada pemdanya yg baru mekar sbgai Dob, akan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dikawasan barat tsbut. Maka dibangunlah pasar sebagai sentra pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut di bawa tanggung jawab Deprindag yg notabene pemimpinya berasal dari daerah barat tersebut dan tdk dpat dipungkiri memang banyak birokrat sbgai kpla skpd di Dob yg berasal dri Wil. Barat. Alhasil selesailah pasar tersebut dibangun yg peruntukkannya adalah prioritas kepada pedagang disekitar pasar tersebut untuk menempati los2 pasar itu dan tdk dipungut biaya. Hal yg sangat mengejutkan adalah yg menempati Los pasar itu sdh dipenuhi oleh kolega, kroni dan keluarga dari pihak birokrat dan politisi yg berasal dri wilayah barat tersebut, bukan lagi pedagang / penjual disekitar pasar tersebut. Dan para pedagang/penjual dpt menempati Los pasar tsbut harus dipungut biaya nya. Pertanyaan saya akan hal tersebut adalah apakah mental pimpinan yg berasal dri wilayah barat tersebut seperti itu ???? Dgn berkedok santun dan dermawan.????? Selanjutnya hal yg ironic lgi adalah ini hanya masalah pasar saja yg notabene org 2nya adalah dari masyarakat wilayah barat tersebut sdh saling membodohi, apalagi hal besar untuk memimpin dan mengatur Buton Tengah ini???   Suka Komentari Bagikan    
   
 
   Facebook
 
   
   
 
Labino Gau, Alnes Kapusu, dan 7 lainnya mengirimkan sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA).
 
   
Labino Gau
17 Agustus pukul 20:02
 
Terciptalah sebuah cerita di wilayah barat yg dikenal sebagai daerah gudangnya Akademisi, aktivis, politisi dan birokrasi. Hal ini bermula dari harapan masyarakat kepada pemdanya yg baru mekar sbgai Dob, akan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dikawasan barat tsbut. Maka dibangunlah pasar sebagai sentra pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut di bawa tanggung jawab Deprindag yg notabene pemimpinya berasal dari daerah barat tersebut dan tdk dpat dipungkiri memang banyak birokrat sbgai kpla skpd di Dob yg berasal dri Wil. Barat.
Alhasil selesailah pasar tersebut dibangun yg peruntukkannya adalah prioritas kepada pedagang disekitar pasar tersebut untuk menempati los2 pasar itu dan tdk dipungut biaya.
Hal yg sangat mengejutkan adalah yg menempati Los pasar itu sdh dipenuhi oleh kolega, kroni dan keluarga dari pihak birokrat dan politisi yg berasal dri wilayah barat tersebut, bukan lagi pedagang / penjual disekitar pasar tersebut. Dan para pedagang/penjual dpt menempati Los pasar tsbut harus dipungut biaya nya.
Pertanyaan saya akan hal tersebut adalah apakah mental pimpinan yg berasal dri wilayah barat tersebut seperti itu ???? Dgn berkedok santun dan dermawan.????? Selanjutnya hal yg ironic lgi adalah ini hanya masalah pasar saja yg notabene org 2nya adalah dari masyarakat wilayah barat tersebut sdh saling membodohi, apalagi hal besar untuk memimpin dan mengatur Buton Tengah ini???
 
Suka
Komentari
Bagikan
 
 
   
   
 
Lihat di Facebook
   
Sunting Pengaturan Email
 
   
   
Balas email ini untuk mengomentari kiriman ini.
 
   
   
 
Pesan ini dikirim ke deleted@email-fake.pp.ua. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Community Support, Menlo Park, CA 94025