From
Subject
Time (UTC)
notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com
[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] Masih Berlakukah "CUNDA" di Zaman Moderen...
2016-10-09 01:04:46
To: BUTON TENGAH (GULAMASTA)
From: notification+kjdmj7w-iu7i@facebookmail.com (sender info)
Subject:

[BUTON TENGAH (GULAMASTA)] Masih Berlakukah "CUNDA" di Zaman Moderen...


Received: 2016-10-09 01:04:46
  Wathodo Moelu mengirim sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA) .       Wathodo Moelu 9 Oktober pukul 8:04   Masih Berlakukah "CUNDA" di Zaman Moderen seperti sekarang Ini ???? COPAS Tulisan Sdra La Yusrie " UMBUNOWULU : YANG DIBUAL, YANG DIBUANG " KARENA Membangkang dan Melawan, Umbunowulu dibual dan lalu dibuang dari roda putar sejarah Kesultanan Buton karena disebut menyumpal maka orang-orangnya disumpah yang tulahnya amat menakutkan jika saja siapapun dalam rumpun suku mereka berani membuka mulut untuk membiarkan dan menceritakan sebenar-benarnya jalan sejarah kehidupan mereka, maka dengan terpaksa dukulumlah saja cerita sejarah mereka sendiri itu,dikubur sedalamnya dalam kubang nista kelam yang lalu itu dikunci serapatnya memakai 'Cunda' yang menakutkan. Tak ada yang berani melawan Cunda, tak ada yang berani melanggar sumpah, sebab itulah telah mengangah dengan lebar siap menelan siapa saja yang berani berlaku dan melangar. Padahal Umbunowulu adalah tempat datang Murhum Lakilaponto, dan yang menjadi yang menengahi setiap kali Buton (Wolio) dan Muna (Tongkuno) ribut berkonflik dalam urusan kontestasi rebut kuasa dan politik (diskusi dengan Prof. La Niampe di Gedung Margono UGM 8 April 2015). Tetapi mengapa sekarang kita begitu sulit menemukan dan mendengar cerita mengenainya padahal situs peninggalan Benteng Kota mereka masih berdiri Kokoh dengan ritus tradisi yang hidup dan kuat bertahan hingga kini ?   Suka Komentari Bagikan    
   
 
   Facebook
 
   
   
 
Wathodo Moelu mengirim sesuatu di BUTON TENGAH (GULAMASTA).
 
   
Wathodo Moelu
9 Oktober pukul 8:04
 
Masih Berlakukah "CUNDA" di Zaman Moderen seperti sekarang Ini ????
COPAS Tulisan Sdra La Yusrie " UMBUNOWULU : YANG DIBUAL, YANG DIBUANG "

KARENA Membangkang dan Melawan, Umbunowulu dibual dan lalu dibuang dari roda putar sejarah Kesultanan Buton karena disebut menyumpal maka orang-orangnya disumpah yang tulahnya amat menakutkan jika saja siapapun dalam rumpun suku mereka berani membuka mulut untuk membiarkan dan menceritakan sebenar-benarnya jalan sejarah kehidupan mereka, maka dengan terpaksa dukulumlah saja cerita sejarah mereka sendiri itu,dikubur sedalamnya dalam kubang nista kelam yang lalu itu dikunci serapatnya memakai 'Cunda' yang menakutkan.

Tak ada yang berani melawan Cunda, tak ada yang berani melanggar sumpah, sebab itulah telah mengangah dengan lebar siap menelan siapa saja yang berani berlaku dan melangar. Padahal Umbunowulu adalah tempat datang Murhum Lakilaponto, dan yang menjadi yang menengahi setiap kali Buton (Wolio) dan Muna (Tongkuno) ribut berkonflik dalam urusan kontestasi rebut kuasa dan politik (diskusi dengan Prof. La Niampe di Gedung Margono UGM 8 April 2015). Tetapi mengapa sekarang kita begitu sulit menemukan dan mendengar cerita mengenainya padahal situs peninggalan Benteng Kota mereka masih berdiri Kokoh dengan ritus tradisi yang hidup dan kuat bertahan hingga kini ?
 
Suka
Komentari
Bagikan
 
 
   
   
 
Lihat di Facebook
   
Sunting Pengaturan Email
 
   
   
Balas email ini untuk mengomentari kiriman ini.
 
   
   
 
Pesan ini dikirim ke deleted@email-fake.pp.ua. Jika Anda tidak ingin menerima email ini lagi dari Facebook, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Community Support, Menlo Park, CA 94025